Entri Populer
-
Ada rasa kecewa ketika aku keluar dari persembunyianku, bukan mereka yang aku temui. Ada rasa kecewa ketika aku sadar bukan mereka yang b...
-
Profil FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI Fakultas Kedokteran Gigi UGM memiliki alumni yang tersebar di seluruh penjuru tanah air pada be...
-
Charice, singer yang baru-baru ini membuat album barunya. Ini nih salah satu video clip nya, enjoy watching, dijamin kamu kamu yang nonto...
-
diet golongan darah Diet golongan darah ditemukan olah Dr Peter D’Adamo, penulis “ Eat Right for Your Type ”. Menurutnya, reaksi kimia ...
-
Permasalahan seputar cara menurunkan berat badan adalah masalah yang sering ditanyakan oleh kita saat berat badan mulai menunjukkan kenaikan...
-
Pyramid Lyrics shawty's love is like a pyramid we stand together till the very end there'll never be another love for sure iyaz and ...
-
Kedokteran Gigi Program Studi | Fasilitas | Kerja Sama | Kemahasiswaan | Prestasi | Prospek Kerja Alamat: Jl. Raya Bandung Sum...
-
BROWN (BErita SuaraMedia) - Bekas luka di permukaan bulan mengungkapkan tindak kekerasan yang...
Senin, 17 Oktober 2011
'Bekas Luka' Pada Bulan Ungkap Sejarah Kelam Di Masa Lalu
BROWN (BErita SuaraMedia) - Bekas luka di permukaan bulan mengungkapkan tindak kekerasan yang dialaminya. Bahkan, ini menyingung sejarah Bumi. Pernyataan ini diungkapkan oleh ahli geologi planet di Brown University James Head. “Dampak besar di awal pembentukan sistem tata surya menjadi faktor dalam pembentukan kehidupan sekaligus pesatnya perkembangan periode pertama.”
Bekerja dengan peta permukaan bulan beresolusi tinggi, Head dan koleganya meneliti 5.185 kawah berdiameter sekitar 20 kilometer.
Tim mengidentifikasi sebagian besar kawah yang menjadi bagian tertua di bulan. Mereka menemukan bahwa sebuah objek berukuran lebih besar telah menghancurkan sebagian wilayah satelit Bumi ini.
Transisi tampaknya terjadi sekitar 3,8 juta tahun lalu. “Hal ini menegaskan bahwa ada perbedaan populasi saat ini dengan masa lalu,” ujar Head. Bahkan, fenomena tabrakan tersebut bisa mempengaruhi kehidupan planet secara tidak langsung.”
Ahli geologi planet di Goddard Soace Flight Center, NASA, di Maryland Noah Petro menyebutkan bahwa kejadian ini bisa jadi dialami pula oleh bumi.
“Saya pikir bulan merupakan bagian dari Bumi. Saat mempelajari bulan maka Anda juga mempelajari sejarah Bumi.
Peta yang berasal dari data yang dikumpulkan oleh Lunar Reconnaissance Orbiter, NASA, ini mengidentifikasi sisi selatan bulan dan utara di daerah yang tertua.
Peneliti juga menegaskan bahwa Aitken Basin, terletak di antara kutub sealtan bulan dan selatan ekuator bulan, yang memiliki diameter 2500 kilometer ini merupakan struktur yang terkena dampak paling tua di bulan.
Analis terbaru ini diungkapkan di jurnal Science menyangkut hasil dari misi Lunar Reconnaissance Orbiter. Pesawat ini telah mengitari permukaan bulan selama setahun terakhir. (ar/inl/scd) www.suaramedia.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar